Peran Pallet Stretch Film Strapping Band pada Packing Barang

Megumiplastics.com – Peran Pallet Stretch Film Strapping Band pada Packing Barang – Packing berarti mengatur dan mewadahi produk, melindungi, menjaga kondisi agar produk sampai ditangan konsumen dalam kondisi untuk tanpa pengurangan kualitas produk. Lalu apakah perananan Pallet Plastik, Stretch Film, Strapping Band Dalam Packing Barang?

Peranan Pallet Plastik, Stretch Film, Strapping Band Dalam Packing Barang

Keberhasilan penjualan Anda bukan hanya ditentukan oleh terbelinya produk oleh konsumen, tetapi setelah produk itu terjual apakah produk tersebut sampai di tangan konsumen dengan dengan tetap mempertahankan kualitas produk. Oleh karena itu, proses packing dan pengiriman produk juga memiliki peranan yang tidak boleh di abaikan begitu saja.

Packing barang yang benar akan menentukan keberhasilan produk agar produk tidak rusak selama proses distribusi, penyimpanan, penjualan, hingga penggunaannya oleh konsumen.

Diperlukan sistem yang terintegrasi dalam menyiapkan suatu produk agar siap untuk proses aktivitas transportasi, penyimpanan di gudang, penjualan, penggunaan akhir, hingga penarikan atau pengembalian produk (return dan logistics reverse).

Dalam logistik dan pergudangan, pengepakan produk dikelompokkan sesuai tingkatannya,

1.Pengepakan primer, merupakan bahan yang membungkus dan mewadahi langsung suatu produk. Biasanya membungkus unit terkecil dalam distribusi atau bersentuhan langsung dengan produknya.

2.Pengepakan sekunder, adalah digunakan untuk menyatukan beberapa pengepakan primer.

3.Pengepakan tertier, merupakan pengepakan untuk menangani pengepakan sekunder dalam jumlah kegiatan lebih banyak, untuk penyimpanan di gudang dan pengangkutan. Umumnya, pengepakan tertier dalam bentuk palletized yang tersusun rapi untuk dimasukkan dalam kontainer.

Dalam kegiatan ekspor produk yang akan dieskpor perlu dilakukan pengepakan sehingga saat produk digesar, dipindah maupun di angkut ke container maupun ke konsumen tetap aman dan terlindungi. Stretch film dan pallet plastik merupakan kombinasi yang tepat dalam proses pengepakan barang ekspor.

Pallet plastik menjadi tatakan atau alas produk yang akan di diekspor. Dengan alas pallet ini, produk menjadi mudah dipindahkan dan tertara rapi di atasnya. Dengan pallet ini pula, produk akan terlindungi dari garpu hand pallet atau forklift. Pallet juga menjada produk tetap dalam kondisi tidak lembab saat di letakkan di bawah.

Sedangkan stretch film akan melengkapi fungsi pallet. Setelah produk tertata rapi diatas pallet , agar produk tidak mudah goyah, kotor terkena debu atau air hujan, serta terlindungi gesekan dengan benda lain saat proses pengiriman, maka stretch film akan membungkus dan menutupi secara rapi pallet-pallet yang belum terlindungi dari luar.

Pengepakan produk, baik untuk kepentingan marketing maupun logistics handling, harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain:

1. Melindungi dan menjaga isi barang.
Produk yang disimpan dalam kemasan membutuhkan perlindungan terhadap getaran, benturan, elektrostatis, tekanan, temperatur, dan lain- lain. Selain itu, kemasan harus dapat menjaga produk dari paparan oksigen, air, dan debu. Namun, terkadang justru aliran udara menjadi faktor penting yang diperlukan untuk memperpanjang umur produk. Butiran-butiran penyerap air ataupun penyerap oksigen digunakan untuk memperpanjang umur dari produk yang dikemas.

Untuk pengepakan makanan, kondisi udara yang dikendalikan atau dimodifikasi sering digunakan. Fungsi utamanya untuk menjaga agar produk tetap bersih, segar, steril, dan aman selama waktu yang telah ditentukan.

2. Mewadahi dalam satuan kemasan (unitization).
Barang-barang kecil biasanya dikelompokkan dalam satu kemasan untuk efisiensi penanganan. Contoh: satu box kardus berisi 1.000 buah pensil dapat ditangani dengan lebih mudah dan efisien dibandingkan kalau kita menangani 1.000 pensil satuan. Material dalam bentuk barang cair, bubuk, dan butiran memerlukan wadah.

4. Indentifikasi dan informasi yang jelas di setiap tahapan proses logistik.
Kemasan dan label juga berisi informasi tentang bagaimana menggunakan, menyimpan, mengangkut, menangani, me-recycle, dan bagaimana membuang produk atau kemasan itu sendiri. Untuk obat-obatan, makanan, bahan kimia dan alat-alat kesehatan, pemerintah mengatur informasi apa saja yang harus dicantumkan di kemasan produk. Informasi pada kemasan dan label juga seringkali digunakan untuk pelacakan produk.

5. Keamanan terhadap keutuhan isi kemasan.
Pengepakan memainkan peranan yang penting dalam mengurangi risiko keamanan dalam pengiriman. Pengepakan dapat dibuat dengan anti-pendodosan untuk mencegah terjadinya pendodosan, dan sebaliknya dapat juga dibuat agar bila terjadi pendodosan akan tampak bekasnya sehingga dapat dengan cepat diketahui.

6. Kemasan dapat dirancang untuk mengurangi risiko pencurian.
Ada yang dibuat anti-pencurian, ada pula yang diberi segel anti pencurian. Pengepakan juga ada yang menerakan segel otentikasi dengan security printing guna mengindikasikan bahwa kemasan dan isinya tidak dipalsukan.

Pengepakan juga dapat dipasangkan alat anti-pencurian seperti dye-packs, RFID tags, atau peralatan monitoring elektronik yang akan menjadi aktif bilamana melewati suatu titik/alat tertentu dan memerlukan suatu alat khusus untuk menon-aktifkannya. Penggunaan alat ini untuk mencegah terjadinya kehilangan.

Meskipun pengepakan dipahami sebagai aktivitas penting dalam manufaktur, transportasi, pegudangan, dan distribusi, namun penting untuk memerhatikan pengaruh pengepakan terhadap waktu pemrosesan di sepanjang aktivitas logistik dalam supply chain, sehingga memengaruhi lead time dan biaya logistik.

Kombinasi antara pallet plastik dan stretch film akan mewujudkan sistem pengepakan yang terpadu terhadap barang ekspor. Pallet plastik selain memberikan alas terhadap produk ekspor juga akan mempercepar proses loading dan distribusi. Stretch film yang telah membungkus nya akan lebih memberikan kekuatan dan perlindungan terhadap gesekan saat proses distribusi.

Sejatinya pengepakan diharapkan memberikan manfaat dalam fungsinya sebagai informasi, melindungi, dan standardisasi. Namun penekanan yang lebih menekankan terhadap fungsi utama pengepakan ini dapat memengaruhi kinerja logistik dari aspek lead time dan biaya logistik.

Pengepakan memiliki pengaruh penting terhadap biaya dan produktivitas logistik. Pengepakan akan menentukan biaya dan proses logistik dalam setiap supply chain. Pengendalian inventory, mulai dari manufaktur, transportasi, gudang, distribusi ke toko-toko ritel, dan penjualan ke konsumen akhir, memerlukan sistem pengepakan dan identifikasi baik secara manual maupun otomatisasi.

Semoga artikel yang berjudul Peran Pallet Stretch Film Strapping Band pada Packing Barang, bisa bermanfaat. Baca juga mengenal 6 produk packaging yang digunakan di industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!